Sampingkan Persaingan, Apple dan Samsung Kerjasama Pengadaan Chip Apple A9

Samsung Racik Chipset untuk iPhone Generasi Baru – Tak selamanya perseteruan itu abadi. Seperti itulah kira-kira gambaran mengenai dua perusahaan teknologi terbesar saat ini, Apple dan Samsung. Dikenal publik memiliki “api permusuhan” yang selalu membara, nyatanya kedua vendor beda benua tersebut malah sedang merencanakan sebuah kolaborasi untuk saling mendukung.

samsung-racik-chipset-untuk-iPhone-generasi-baru

Dikutip dari Ibtimes pada Minggu (5/4/2015) lalu, Samsung Electronics dikabarkan akan bekerjasama dengan Apple Inc untuk meracik chipset yang akan ditanamkan pada iPhone generasi berikutnya. Kabarnya, Apple memesan sejumlah chipset tambahan pada Samsung yang diciptakan di pabrik vendor ponsel pintar asal Korea Selatan tersebut, yakni pabrik Giheung Samsung. Melalui perusahaan partner Samsung, yaitu Globalfoundries, Apple diberitakan telah meminta tambahan untuk produksi chipset Apple A9 yang akan digunakan pada iPhone terbarunya.

Sebenarnya, Samsung telah lama diketahui menjalin kerjasama dibalik perseteruannya dengan vendor asal Amerika tersebut. Namun, sejak tahun lalu, Samsung kehilangan kontrak kerjasama dengan Apple untuk pengadaan chipset iPhone dan iPad.

Sejak Samsung melayangkan gugatan ke pengadilan federal AS pada tahun 2011 lalu, perseteruan antara Samsung dan Apple memang semakin memanas. Kala itu, Samsung mengajukan gugatan kepada Apple atas pelanggaran hak paten. Tidak terima dengan gugatan Samsung, Apple balik menggugat perusahaan asal Korea itu dengan dakwaan bahwa Samsung telah meng-copy produk racikan Apple. Sejak kasus tersebut, hubungan keduanya memasuki “perang dingin” lewat produk masing-masing demi menunjukkan siapa yang terhebat di jagad teknologi.

Namun seiring berjalannya waktu, ternyata Samsung membuka kembali pintu kerjasama dengan perusahaan yang didirikan oleh mendiang Steve Jobs tersebut. Lewat kerjasama pengadaan chipset Apple A9 ini, secara tidak langsung akan membantu kemajuan bisnis Samsung dan bisa menutup kerugian mereka karena kegagalan Samsung di sektor bisnis semikonduktor tahun lalu.

Analis dari HI Investment & Securities Co di Seoul, Song Myung-Sup mengatakan bahwa, jika Globalfoundries bisa dengan cepat mengadopsi teknologi tercanggih Samsung, maka bisinis Samsung dan partnernya tersebut akan semakin maju dan bisa mengambil alih dominasi Qualcomm sebagai pemasok chipset nomer satu dunia saat ini. Baca juga Apple Watch Dilarang Masuk Swiss dan Galaxy S6 Tak Pergunakan Chipset Qualcomm.

Top