Menkominfo Buka Opsi Penataan Jaringan 4G Difrekuensi 1.800 Mhz

Menkominfo Lakukan Penataan Jaringan 4G Difrekuensi 1.800 Mhz – Apakah sobat Begawei sudah tidak sabar lagi menggunakan jaringan 4G atau LTE di daerah anda masing-masing? Eits, bersabarlah ya sobat Begawei sekalian. Memang untuk jaringan 4G atau LTE di Indonesia sudah tersedia di kota-kota besar. Namun diketahui memiliki frekuensi tertentu.

Menkominfo Buka Opsi Penataan Jaringan 4G Difrekuensi 1.800 Mhz

Baru-baru ini diketahui bahwa Menkominfo Replubik Indonesia yakni Rudiantara melakukan penataan kanal frekuensi untuk jaringan 4G LTE di frekuensi 1.800 Mhz yang akan diterapkan oleh beberapa operator ternama di Indonesia yakni mulai dari Telkomsel, XL Axiata, Indosat dan Hutchison 3 Indonesia. Diketahui penataan tersebut telah disepakati oleh beberapa operator dengan Menkominfo tersebut dan akan dimulai sejak pertengahan April 2015 mendatang.

Dari pernyataan Rudiantara selaku Menkominfo Republik Indonesia menyatakan di Indonesia saat ini terdapat 42 cluster. Pada beberapa cluster tersebut awalnya dibagi menjadi 2 metode, yaitu Direct dan Indirect. Saat ini ada juga metode Step-Wise. Beberapa operator ada yang menggunakan metode Direct maupun Indirect, yang mana perbedaan tersebut tergantung operatornya saja.

Menkominfo menjelaskan bahwa scenario penataan akan tetap dilakukan per cluster atau wilayah yang ada di tiap daerah. Sementara itu untuk migrasi kanal di masing-masing cluster nantinya akan dilakukan dengan metode Step-wise yang mengkombinasikan antara dua metode sebelumnya yakni metode Direct dan Indirect.

Metode Direct dimaksudkan merupakan sebuah migrasi frekuensi yang dilakukan serempak pada suatu cluster. Sedangkan untuk metode Indirect dimaksudkan merupakan migrasi yang dilakukan secara bertahap yang mana akan disediakan kanal kosong pada saat masa transisi menuju jaringan 4G LTE.

Ia pun menambahkan bahwa Menkominfo telah percaya pada operator atau provider yang  ada di Indonesia. Dari rencana provider di Indonesia menurutnya sudah bagus, dan mereka tidak melihatnya sebagai kepentingan masing-masing operator. Melainkan untuk kepentingan industry yang luas. Karena memang kedua belah pihak sudah sepakat bahwa broadband itu merupakan tujuan mereka.

Sebelumnya Menkominfo memang sudah mengingatkan demi meningkatkan pelayanan jaringan 4G LTE saat proses migrasi berlangsung, maka akan menimbulkan gangguan pada layanan lainnya. Layanan lainnya tersebut yaitu berpengaruh pada kualitas jaringan 2G yang berjalan di frekuensi 1.800 Mhz. Padahal diketahui di Indonesia masih ada 180 juta pelanggan yang masih menggunakan jaringan 2G. Baca juga XL Berhenti Kembangkan Layanan 2G dan Komputer Sebesar Flashdisk Ala Google.

Top