Laris Manis di Pasaran, Xiaomi Rencanakan Rakit Ponsel di Indonesia

Xiaomi Ingin Rakit Produknya di Indonesia – Setelah mendulang sukses berat lewat peluncuran produk-produk gadget-nya, vendor ponsel pintar asal Negeri Tirai Bambu, Xiaomi, mulai berencana untuk semakin mendekatkan diri dengan konsumen yang berada di salah satu pasar terbesarnya, yakni Indonesia. Yak! Xiaomi berencana untuk merakit produk-produk ponsel pintarnya di Tanah Air.

xiaomi-ingin-rakit-produknya-di-indonesia

Ekspansi Xiaomi ke Indonesia ini juga untuk menyesuaikan dengan aturan baru tentang Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) yang dicanangkan pemerintah lewat Kementerian Perindustrian. Aturan tersebut juga berlaku untuk semua sektor usaha, termasuk perusahaan yang bergerak di bidang teknologi informasi seperti Xiaomi. Pemilihan Indonesia sebagai tempat perakitan ponsel Xiaomi sendiri juga sangat diperhitungkan oleh vendor gadget asal Tiongkok tersebut. Hal ini mengingat Indonesia merupakan pasar paling strategis dalam pemasaran produk-produk Xiaomi di kawasan Asia Tenggara.

GM Xiaomi Asia Tenggara, Steve Vickers, menerangkan bahwa rencana perakitan ponsel pintar ini bukan berarti Xiaomi akan membuka pabrik di Indonesia. Menurut rencana, Xiaomi akan bekerjasama dengan mitra lokal yang akan diberi kepercayaan untuk merakit ponsel-ponsel rilisan Xiaomi. Sebelumnya, Xiaomi memang sudah bekerjasama dengan operator lokal, yakni XL, berupa kerjasama bundling antara smartphone Xiaomi dan kartu perdana XL.

Seusai ditemui awak media pada sebuah acara di Senayan City, Jumat (10/4/2015) kemarin, Steve juga menambahkan bahwa target Xiaomi untuk tahun 2015 memang salah satunya adalah ingin merakit ponsel di Indonesia. Untuk itu, Xiaomi tengah mencari Electronic Manufacturing Service (EMS) yang bisa untuk diajak bekerjasama.

Selama ini, Xiaomi sendiri memang sudah bekerjasama dengan beberapa perusahaan lokal dalam pemasaran produk-produk gadget-nya. Untuk pemasaran offline, Xiaomi menggandeng Erajaya sebagai distributor resminya. Sedangkan untuk distribusi online, vendor yang dijuluki “Apple dari Timur” tersebut bekerjasama dengan penyedia layanan online shop yang sedang booming, yakni Lazada, dan sebentar lagi juga akan bertambah dengan kehadiran Elevania.

Namun, sebelum rencana kerjasama dengan perusahaan perakitan Tanah Air terwujud, Xiaomi tetap akan mengandalkan proses manufaktur di negaranya, Tiongkok. Baca juga 40 Ribu Xiaomi Redmi 2 Ludes pada Penjualan Perdananya dan Bocoran Smartphone Oppo Terbaru.

Top