Karena Lollipop, Nexus 7 “Raib” Dari Pasaran

Nexus 7 “Hilang” Dari Pasaran – Para pengguna smartphone memang sedang ‘digoda” oleh kemunculan OS Android versi terbaru—Lollipop. Kabarnya, sistem operasi tersebut memang punya segudang kelebihan, dibandingkan dengan generasi sebelumnya, yakni Android KitKat. Tapi nyatanya, Lollipop mencatatkan prestasi yang tidak begitu bagus. Bahkan terbaru, santer terdengar bahwa OS tersebut “sukses” mengobrak-abrik perangkat Nexus 7. Alhasil, smartphone tersebut “raib” dari pasaran. Wow…! Bagaimana ceritanya ya?

karena lollipop nexus 7 raib dari pasaran

Nexus 7 yang merupakan hasil kerjasama Google dengan Asus, memang didera masalah yang cukup serius, saat melakukan pembaharuan sistem operasinya ke Android 5.0 Lollipop. Bukannya menikmati manisnya Lollipop, namun perangkat Nexus 7 justru menjadi tidak berfungsi dengan baik. Perangkat hanya menunjukkan logo Google saja dan layar tidak kunjung masuk ke dalam menu utama seperti biasanya. Gawat kan? Maka atas insiden itu, Nexus 7 pun “raib” dari pasaran. Iklannya dari toko online pun musnah. Bahkan kabarnya, handset yang berbentuk tablet dengan harga murah itu, tidak akan diproduksi lagi.

Sebagai ganti Nexus 7 yang “musnah”, Google menyodorkan Nexus 9 kepada para pengguna. Beda dengan tablet 7 inci yang disebutkan sebelumnya, Nexus 9 ini punya ukuran lebih besar dan lebih baru karena keluar pada akhir 2014 lalu.

Masalah yang menerpa Nexus 7 itu, dikenal dengan istilah “bricking’. Secara teorotis, masalah tersebut punya berbagai pemicu. Diantaranya adalah karena masalah pada perangkat keras atau piranti lunaknya. Namun untuk penyebab pastinya, Google memang masih bungkam, alias belum ada pernyataan resmi yang dilontarkan.

Menyoal sistem operasi, Nexus 7 sendiri awalnya menggunakan sistem operasi Android 4.1. Hingga munculnya masalah tersebut, perangkat genggam ini telah berhasil mendapatkan 10 kali pemutakhiran. Bergeser ke soal sistem operasi Android Lollipop, sebuah catatan yang dipublikasikan Google awal April lalu, memang menunjukkan perkembangan Lollipop yang masih lambat. Walaupun diklaim punya banyak pembaharuan yang yahud, namun Android Lollipop dinilai masih belum juga stabil. Dengan kinerja tersebut, maka penetrasi Lollipop dari total perangkat Android yang ada saat ini baru mencapai 5,4 persen. Tak sekedar kalah dari KitKat, bahkan angka itu membawa Android ke level yang lebih rendah dibandingkan versi-versi yang lebih lama. Contohnya saja kontribusi Ice Cream Sandwich versi 4.0, yang saat ini mencapai 5,7 persen. Baca juga Android Lollipop Tak Sepopuler Kitkat dan Spesifikasi dan Harga HTC Nexus 9

Top