Jangan Terlalu Mengandalkan Mesin Pencari

Jangan Terlalu Mengandalkan Mesin Pencari – Dengan perkembangan teknologi yang berlangsung begitu pesat pada beberapa periode belakangan ini, membuat segala hal yang sebelumnya tidak mungkin pun dapat menjadi mungkin. Salah satunya dalam hal pengetahuan yang mana pada zaman dahulu jika ingin mencari tahu suatu informasi maka harus membaca media cetak yang berupa buku, majalah atau yang lain sebagainya. Saat ini perkembangan teknologi juga telah merambah pada akses internet yang mana membuat siapa saja mudah mencari tahu mengenai semua hal yang di inginkan. Pengguna hanya perlu mengandalkan kata kunci pada mesin pencari, nantinya informasi yang dibutuhkan sekejap akan hadir di layar monitor pengguna.

Jangan Terlalu Mengandalkan Mesin Pencari

Dengan kemampuan ini maka membuat manusia mudah mencari informasi dan merasakan seakan mengetahui segala hal yang ada. Padahal, dari sebuah studi yang ada membuktikan bahwa sifat sok tau yang dimiliki oleh pengguna internet dapat menyesatkan. Dari studi tersebut maka memberikan alasan bahwa jangan terlalu sering mengandalkan internet atau mesin pencari atau situs pencarian dalam memperoleh informasi yang benar-benar dapat dipercaya.

Sesuai informasi yang dilansir dari laman DigitalTrends melalui Tribunnews Techno, Minggu (5/4/2015), menyatakan Psikolog dari Yale University telah bereksperimen dengan melibatkan 1000 siswa untuk mengetahui bagaimana internet mempengaruhi cara manusia berfikir. Dalam salah satu tes, ada dua grup yang diberikan serentetan pertanyaan.

Salah satu contoh pertanyaan tersebut adalah “Bagaimana cara kerja kancing tarik?, salah satu grup yang ada memberikan tautan pada sebuah situs pencarian dalam mendapatkan jawaban. Sedangkan grup lainnya memberikan lembaran kertas berisi informasi yang diperoleh terkait jawaban yang sesuai dengan pertanyaan tersebut.

Hasilnya kedua grup tersebut memberikan jawaban yang berbeda. Dari fakta yang ada grup yang memberikan lembaran kertas dalam mengemukakan jawabanya dianggap lebih kritis karena menggabungkan kemampuan intelektual dengan informasi yang diperoleh. Sedangkan satu grup lainnya memindah informasi secara mentah-mentah sebagai jawaban yang ada.

Hal ini tentu sangat berbahaya, karena belum pasti semua informasi yang ada di Internet dapat benar 100 persen. Butuh kemampuan intelektual yang baik dalam menelaah informasi yang ada di dunia maya. Baca juga Brica B-Pro 5 Alpha Edition, Action Camera Murah dan Sony Patuhi Aturan Kandungan Lokal yang Berlaku.

Top