Indonesia Bakal Jadi Tuan Rumah Konferensi Cyber Dunia?

Konferensi Cyber Dunia – Situasi keamanan Indonesia yang beberapa tahun lalu sempat sangat mengkhawatirkan, nampaknya memang mulai berangsur membaik. Hal itu terlihat dari investor-investor yang mulai berdatangan lagi ke negara kita. Travel warning dari beberapa negara untuk tidak berkunjung ke Indonesia pun, sudah tak ada lagi suaranya. Saat ini Indonesia juga sedang punya hajat besar, dengan menerima ratusan negara untuk peringatan Konferensi Asia Afrika (KAA) ke-60. Bahkan kabarnya, Indonesia memberanikan diri untuk menjadi tuan rumah pada Konferensi Cyber Dunia. Wow…!!!

indonesia bakal jadi tuan rumah konferensi cyber dunia

Hal itu disampaikan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara, dalam pidatonya pada Konferensi Global Dunia Maya atau Global Conference Cyberspace (GCCS) 2015. Acara tersebut baru saja selesai digelar di Den Haag, Belanda. Pada kesempatan emas itu, Indonesia melalui Menkominfo menyatakan ketertarikannya untuk mengundang negara-negara di dunia dalam Global Conference Cyberspace, yang rencananya akan dilaksanakan pada tahun 2017.

“Dengan rendah hati, kami mengajak seluruh peserta untuk menerima ketertarikan Indonesia sebagai tuan rumah GCCS untuk menjaga keberlanjutan semangat siber sekuruti yang hidup di Den Haag,” kata Rudiantara di hadapan 2.000-an peserta dari seluruh dunia di Hall World Conference, Deen Haag.

Pada konferensi Cyber Dunia, akan ada banyak hal yang dibahas. Isu-isu mengenai keamanan, kebebasan, bisnis dan tanggung jawab sosial adalah beberapa hal yang akan menjadi fokusnya. Disitu, akan ada sharing dari berbagai negara tentang pengalaman masing-masing dalam menjalankan keamanan internet. dengan tetap mempertimbangkan bisnis dan juga sosial serta kebebasan berinternet. Bagi Indonesia yang penggunaan internetnya semakin berkembang, maka pembahasan tersebut menjadi sangat penting. Apalagi, saat ini keamanan berinternet memang menjadi masalah bersama yang harus dicari solusinya.

Menanggapi hal itu, Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), Semuel A Pangerapan, menyatakan kesiapannya untuk bekerjasama dengan Kemenkominfo dan semua jajaran terkait, untuk menggelar acara tersebut. Menurut Samuel,  jika Konferensi Cyber Dunia benar-benar akan diselenggarakan di Indonesia, maka akan membawa efek yang baik bagi ekosistem ICT Indonesia.

“Ini terobosan dan keberanian dari Kominfo untuk menggelarnya. APJII mendukung penuh dan siap melibatkan rekan-rekan ISP anggota APJII dalam pelaksanaannya,” kata Samuel. Baca juga Daftar Empat Hacker Paling Ditakuti di Seluruh Dunia dan Membuat Ponsel Lebih Aman.

 

Top