Apple Tolak Mentah-mentah “Aplikasi Kentut” Untuk Apple Watch

Apple Watch Tak Tertarik Pada “Aplikasi Kentut” – Sudah menjadi rahasia umum, jika Apple Watch cukup sukses menggaet hati banyak orang, terutama para fans Apple. Di negara asalnya saja—Amerika Serikat, tak kurang dari satu juta orang memesan jam tangan pintar ini, pada kesempatan pre-order perdana. Maka tak heran,  jika hal itu membuat para pengembang aplikasi ikut mengantri, untuk menghadirkan besutannya ke Apple Watch. Dengan penjualan yang begitu tinggi, pastinya Apple Watch juga menjanjikan keuntungan berlimpah untuk para pengembang aplikasi yang berhasil “nangkring” di Apple Watch. Namun nampaknya untuk urusan aplikasi, Apple tak lantas ambil langkah sembarangan. Buktinya, baru-baru ini erusahaan menolak sebuah “Aplikasi kentut” yang ditawarkan sebuah pengembang.

Apple tolak mentah aplikasi kentut

Wearable device yang sutu ini memang tak sekedar jam tangan. Apple Watch juga punya segudang fitur dan aplikasi menarik, yang bisa menemani segala macam aktivitas kita. Sebut saja aplikasi olahraga, kesehatan, game dll. Saking multifungsinya, sebuah pengembang aplikasi ingin meng-creat Apple Watch sebagai smartwatch yang berisi lelucon untuk mengerjai orang.

Adalah sebuah “aplikasi kentut” bernama Fart App, yang ditawarkan sebuah perusahaan kepada Apple, untuk Apple Watch. Dengan aplikasi tersebut, maka Apple Watch akan bisa membuat seseorang seolah-olah mengeluarkan bunyi kentut. Untuk mengaktifkannya, Fart Watch harus dinyalakan di kedua perangkat, yakni iPhone dan Apple Watch. Caranya, letakkan iPhone di dekat orang yang ingin duduk, tunggu sampai ia duduk dan setelah ia duduk segera tekan “Fart” di layar Apple Watch. Maka hanya dalam seketika, iPhone akan mengeluarkan bunyi kentut yang seakan-akan keluar dari orang yang duduk tersebut.

Mungkin “kerja” aplikasi Fart App memang akan menimbulkan kesan humor yang kental. Namun nyatanya, perusahaan memiliki pandangan sendiri. Apple justru menolak mentah-mentah “aplikasi kentut” tersebut. Kemungkinan besar alasannya adalah, Apple tak ingin spesifikasi premium yang mati-matian sudah dirancang pada Apple Watch, akan “terkontaminasi” dengan aplikasi “murahan”.

Langkah penolakan ini, begitu menegaskan komitmen Apple pada proses approval aplikasi. So, memang tak sembarang aplikasi bisa masuk ke produk jam tangan pintar premium itu.

Bicara soal aplikasi yang bisa “menembus” Apple Watch, sebelumnya Instagram sesumbar sedang menyiapkan aplikasi khusus pada Apple Watch. Namun hingga saat ini, belum ada kabar terbaru soal hal itu. Apple Watch sendiri sudah benar-benar bisa dinikmati. Para pemesan via pre-order, telah mendapatkan paket kiriman smartwatch tersebut. Baca juga Instagram Luncurkan Aplikasi Untuk Apple Watch dan Hasil Uji Ketahanan Apple Watch Terhadap Air.

 

Top