Perangi Cyber Bullying, Twitter Larang Postingan Berbau Porno

Twitter Larang Postingan Berbau Porno – Belum lama ini, media sosial Twitter melaporkan penurunan jumlah pengguna aktifnya. Hal tersebut terjadi seiring dengan ancaman serius yang mulai dihadapi perusahaan ini karena aksi bullying online. Bahkan, konten-konten porno sudah terdeteksi pada media social tersebut. Pelecehan dan kekerasan yang merajalela di platform tersebut, utamanya menargetkan para kaum perempuan. Banyaknya penyalahgunaan yang terjadi di Twitter, jelas membuat popularitas dan profitabilitas-nya. Bahkan, Twitter menyebutkan bahwa jumlah rata-rata pengguna bulanan dalam tiga bulan terakhir di tahun 2014, turun sebesar 4 juta menjadi 288 juta pengguna. Tak hanya pihak yang mengalami bullying yang mengalami kerugian, perusahaan pun rugi cukup besar. Perusahaan media sosial ini membukukan kerugian bersih sebesar 79 juta dollar. Sebagai bentuk ketegasan untuk menghentikan aksi pelecehan melalui Twitter, pihak perusahaan mengeluarkan peraturan-peraturan baru. Seperti apa?

Twitter larang konten porno

Kawan Begawei, Twitter kini tegas melarang postingan dengan konten porno yang menggunakan layanan ini. Perusahaan yang berbasis di California itu bahkan membuat dua perubahan yang bisa dibilang cukup signifikan. Perubahan-perubahan itu, diperuntukkan untuk mencegah postingan foto eksplisit yang diambil tanpa persetujuan.

Persyaratan baru pertama diterapkan untuk layanan postingan informasi pribadi. Untuk yang satu ini, Twitter menambahkan: “You may not post intimate photos or videos that were taken or distributed without the subject’s consent.” Aturan itu tidak diperbolehkan anda memposting foto atau video yang diambil atau didistribusikan tanpa persetujuan.

Sementara untuk masalah “threats and abuse” atau ancaman dan kekerasan, Twitter menambahkan: “users may not post intimate photos or videos that were taken or distributed without the subject’s consent.” Dengan begitu,pengguna tidak diperbolehkan memposting foto atau video yang diambil atau didistribusikan tanpa persetujuan.
Kawan Begawei yang memang masih aktif “berkicau” melalui jejaring social ini, sebaiknya jangan coba-coba melanggar aturan-aturan tersebut. Melanggar kebijakan tersebut, sama saja akan membuat akun anda menjadi terkunci. Anda tidak ingin hal itu terjadi kan?
Twitter sendiri telah melakukan survei kepada pengguna, tentang seberapa sering mereka dilecehkan di Twitter. Untuk itu, pihaknya terus meningkatkan penanganan dalam laporan penyalahgunaan di situs jejaring sosial tersebut. Baca juga

Top