Kelelahan Bekerja di Pabrik iPhone, Pekerja Ini Meninggal Dunia

Kelelahan Bekerja di Pabrik iPhone, Tian Meninggal Dunia – Kawan Begawei masih ingat kasus kematian seorang copywriter di Indonesia, yang meninggal setelah bekerja 30 jam nonstop? Kejadian tahun 2013 itu membuat banyak kalangan bersedih, sekaligus miris. Seolah mengulang kejadian tersebut, kali ini pekerjaan yang over load dan over time membuat seorang karyawan pabrik iPhone meninggal dunia.

pekerja pabrik iPhone meninggal karena kelelahan bekerja

Adalah Tian Fulei, karyawan pabrik iPhone yang meninggal dunia karena over time. Tian bekerja di pabrik milik Pegatron di Shanghai. Pegatron sendiri merupakan salah satu manufaktur yang dipercaya Apple, untuk merakit iPhone selain Foxconn. Perusahaan asal Taiwan itu harus memenuhi banyak pesanan iPhone 6 yang laris manis.  Pria berusia 26 tahun itu, ditemukan meninggal dunia pada Februari lalu di kamar asrama yang ia tinggali bersama beberapa buruh pabrik yang lain. Kelelahan bekerja di pabrik yang merakit smartphone Apple iPhone, diduga kuat sebagai penyebab kematian itu. Seberapa hectic pekerjaan Tian?

Sebelum ditemukan tewas, Tian bekerja begitu keras di pabrik. Dalam sehari, lelaki tersebut bekerja 12 jam dalam seminggu. Artinya, memang tidak ada hari libur. Pihak keluarga sendiri berkeyakinan bahwa dugaan kematian karena terlalu lelah bekerja itu benar. Namun Pegatron membantah, kalau kematian Tian ada hubungannya dengan pekerjaan di pabrik. Sebagai kompensasi, Pegatron membayar 8.700 poundsterling atau di kisaran Rp 171 juta kepada keluarga korban. Tapi, keluarga yang bersangkutan pun jelas tidak puas. Nah, kalau sudah begini, siapa yang disa disalahkan?

Pegatron memang mengerjakan proyek iPhone untuk Apple. Namun, “hubungan” tersebut hanya sebatas rekanan bisnis saja. Tapi melihat kejadian ini, Apple sebagai perusahaan raksasa yang begitu terpandang, mau tak mau memang ikut terseret. Perusahaan yang berbasis di California itu tetap dipertanyakan pertanggung jawabannya soal jam kerja karyawan.

Menjawab hal itu, Apple mengklaim kalau rata-rata jam kerja buruh pabrik di Pegatron adalah sekitar 55 jam setiap minggu. Tapi nyatanya, laporan China Labor Watch punya data yang berbeda. Data tersebut menyatakan bahwa pekerja Pegatron pada akhir tahun lalu, rata-rata bekerja lebih dari 60 jam per minggu. Hasil penelitian itu juga diperkuat dengan investigasi BBC, yang menyatakan bahwa hampir semua buruh di Pegatron bekerja berlebihan, hingga 200 jam sebulan. Baca juga Sony Akhiri Pengembangan Playstation Divisi Mobile dan Twitter Larang Postingan Berbau Porno.

Top