Xiaomi Tak Sukses Jual Redmi Note 4G

Dijual Secara Online, Redmi Note 4G Tidak Diminati – Apa yang kawan Begawei pikirkan jika kita menyebut “flash sale”? Jika kita bicara soal flash sale atau penjualan secara cepat di dunia gadget, pikiran kita dengan cepat akan jatuh pada satu vendor bernama Xiaomi. Anda benar…!!! Manufaktur asal China itu memang terkenal dengan flash sale-nya, sebagai manuver untuk meraup angka penjualan yang tinggi. Kawan Begawei pasti masih ingat sekali kalau  Xiaomi berhasil memasarkan spesies Redmi Note dengan total penjualan 10.000 unit, hanya dalam waktu 40 detik saja. Belum lama ini, Xiaomi juga sukses memasarkan Xiaomi Mi 4 dalam penjualan online di India. Bayangkan saja!!! Tak kurang 25.000 unit model Mi 4 dengan kapasitas penyimpanan 16GB seharga USD320, ludes dalam kurun waktu hanya 15 detik saja.

flash sale redmi note 4g di india gagal

Namun, punya banyak catatan sukses dengan flash sale, tertanya tidak membuat Xiaomi selamanya meraih kesuksesan dalam penjualan produknya. Terbaru, Xiaomi mengadakan penjualan kilat untuk 40.000 unit seri Redmi Note 4G di India. Dalam penjualan tersebut, nyatanya Xiaomi gagal menjual keseluruhan produk Redmi Note 4G  itu. Okezone mengabarkan bahwa penjualan smartphone seri Redmi Note 4G, dilakukan secara online melalui situs Flipkart di India. Negara tersebut memang menjadi bidikan banyak vendor untuk menjual produknya, karena memiliki populasi penduduk dan konsumsi gadget yang tinggi. Nah, dikarenakan Redmi Note 4G tak terjual habis pada flash sale yang diadakan, Xiaomi akhirnya memutuskan untuk menjual Redmi Note 4G tanpa perlu proses registrasi di situs online Flipkart.

Sebenarnya, apa yang terjadi pada penjualan cepat di situs online tersebut? Menanggapi apa yang terjadi, banyak orang yang beranggapan, merosotnya antusias orang India terhadap produk Xiaomi, disebabkan karena Xiaomi terlalu sering mengadakan penjualan flash di India dalam beberapa waktu terakhir. So, bisa dibilang bahwa negeri Bollywood itu tengah mencapai titik jenuhnya pada produk-produk Xiaomi. Sementara itu, Xiaomi sendiri bersikukuh menyangkal bahwa flash sale untuk Redmi Note 4G di india itu mengalami kegagalan. Mereka mengaku bahwa tak ada target khusus yang dipatok, dalam ajang penjualan online di India itu. Maka, mereka pun akan tetap kembali melakukan penjualan kilat di India. Kali ini akan diadakan  pada 24 Februari mendatang, untuk seri Mi 4, dengan kapasitas storage 64GB. Masih pede juga ya ternyata?

Sebenarnya, “pengaruh” Xiaomi di pasaran India, bisa dibilang memang sedang pudar. Selain jebloknya penjualan Redmi Note 4G secara online di India, Xiomi juga harus menghadapi gugatan kasus pelanggaran paten yang diajukan Ericsson. Hal tersebut bahkan berimbas pada dilarangnya seluruh ponsel Xiaomi yang menggunakan chip MediaTek di India. Meski begitu, pengadilan India tetap membolehkan Xiaomi menjual handset mereka dengan catatan hanya perangkat dengan dukung chipset Snapdragon saja yang dilegalkan. Apakah masalah yang melandi Xiaomi di India, merupakan sign, bahwa vendor yang sedang naik daun itu, performanya mulai menurun? Kita tunggu saja perkembangan berikutnya! Baca juga Lenovo P70 dengan Baterai 4.000 mAh, Harga Terjangkau dan Ponsel harga tinggi tanpa spesifikasi gahar.

 

Top