Susul Apple, Sony Ikut Nyemplung ke Dunia Oto

Sony Menyusul apple dan Google ke Otomotif – Nampaknya, kemajuan di dunia otomotif memang memukau banyak pihak. Bahkan, perusahaan-perusahaan yang selama ini “bermain’ diluar dunia oto pun ikut tertarik untuk merambah otomotif. Apple cukup mengagetkan dengan project mobil listrik Titan. Walaupun masih cukup dirahasiakan, ratusan ahli dan pekerja andalannya sudah dikerahkan untuk mulai mengerjakan misi ambisius ini. Pesaing Apple, yakni Google pun tak mau kalah bermanuver. Perusahaan yang menjagokan Android ini juga ikut merangsek ke dunia oto, walaupun dengan cara yang berbeda dengan Apple. Google lebih memaksimalkan robot hijau jagoannya—Android, untuk bekerja pada mobil-mobil canggih sehingga bisa mendukung performa mobil masa depan.

sony ikuti jejak apple dan google

Melihat begitu gencarnya kedua raksasa teknologi itu untuk masuk ke zona otomotif, ternyata Sony pun tak mau kalah lho, kawan Begawei…!!! Perusahaan asal Jepang itu, ternyata juga ikut “nyemplung” ke jagad otomotif. Lalu, manuver seperti apa yang diambil oleh Sony?

Kabarnya, Sony memilih untuk melakukan langkah-langkah yang serupa dengan Apple, yakni menyiapkan spesies baru mobil canggih. Raksasa elektronik asal Jepang ini disebut-sebut menjalin kerjasama dengan ZMP, sebuah startup di Jepang yang mengembangkan mobil tanpa sopir. ZMP sendiri merupakan perusahaan robotik Jepang. Kabar terbaru menyebutkan, perusahaan tersebut telah menerima investasi sebesar 100 juta yen atau setara dengan Rp 10,7 miliar dari Sony. Dengan suntikan dana itu, diharapkan kompetisi teknologi otomotif akan semakin cepat berkembang. Sementara itu, Investasi 100 juta yen ini memposisikan Sony menjadi pemilik sekitar 2% saham di startup tersebut. Wah…rupanya Sony memang tidak main-main ya?

Kalau kita bicara soal Sony, kita memang akan menyinggung soal image sensor yang menjadi bidang keahlian Sony selama ini. Ubergizmo memberitakan, dalam project mobil pintar tanpa sopir ini, Sony dan ZMP akan mencoba menggabungkan keahlian Sony dan pengalaman ZMP di bidang robotik. Bagaimana? Mulai membayangkan akan secanggih apa hasil kolaborasi kedua perusahaan ahli yang punya keahlian tinggi di bidang masing-masing itu?

Pada project mobil listriknya–Titan, Apple sudah melangkah dengan memperkerjakan orang-orang hebat. Sebut saja mantan insinyur Ford, Steve Zadesky, yang kini menjabat sebagai Vice President Apple Product Design. Ada pula mantan desainer Ford, Marc Newson. Lalu bagaimana dengan Sony? Siapa saja ahli yang akan digaet dalam project mobil pintarnya? Kita tunggu saja Sony buka suara soal kebenaran project barunya ini. Baca juga Aplikasi yang Kerap Bikin Smartphone Ngadat dan Alasan Apple Musnahkan iPhone Bermemori 16 GB.

 

Top