Rp.10 Jutaan Untuk Kacamata Pintar Sony

Kacamata Pintar Sony – Kalau kita membahas soal teknologi, rasanya memang tidak ada habisnya. Ada saja perangkat baru sarat teknologi tinggi yang muncul. Setelah smartphone dan smartwatch, muncul juga perangkat wearable dengan teknologi canggih, yaitu kacamata pintar. Bahkan berbagai perusahaan pun berlomba-lomba membuat perangkat canggih yang satu ini.

kacamata pintar sony

Kawan Begawei pasti masih ingat dong, kalau google sangat eksis di sektor kacamata pintar Google Glass. Tak hanya Google, Samsung juga hadir dengan kacamata pintar Gear Glass, yang diluncurkan akhir tahun 2014 lalu. Bahkan Baidu, yang merupakan perusahaan layanan web pun berani meluncurkan produk kacamata pintarnya dengan sebutan Baidu Eye. Menyusul banyak perusahaan yang sudah meluncurkan kacamata pintar versinya masing-masing, kali ini Sony ikut “bersuara” untuk produk serupa.

Perusahaan yang merajai bidang elektronik itu meluncurkan produk bernama SmartEyeglass Developer Edition SED-E1. Perangkat tersebut ternyata memang belum masuk ke versi final atau komersil. Kacamata cerdas ini lebih ditujukan bagi developer yang ingin mengembangkan aplikasi khusus untuk perangkat. Kabarnya, Maret 2015 mendatang sudah bakal ada 10 negara yang bisa menikmatinya. Walaupun begitu, Sony memang masih bungkam dan belum mau memberitahukan secara detail negara-negara mana yang akan kedatangan SmartEyeglass Developer Edition SED-E1. Tapi yang jelas, Sony sudah membuka layanan pemesanan perangkat ini di Inggris dan Jerman, disusul Jepang dan AS.

Harga yang dibanderolnya pun cukup tinggi, yaitu USD 840. Jika dikonversikan ke Rupiah, akan setara dengan nominal sekitar Rp 10,7 juta. Lalu, dengan harga semahal itu, spesifikasi seperti apa ya yang Sony tawarkan?

Secara fisik, SmartEyeglass Developer Edition SED-E1 hadir dengan bobot yang tidak terlalu berat, yaitu sekitar 77 gram. Jadi soal kenyamanan saat pemakaian, cukup terjamin lah…! Bagian lensanya jelas akan bertugas untuk menampilkan teks dan juga diagram dalam format monochrome berwarna hijau. Kawan Begawei akan bisa memanfaatkan juga kamera berukuran 3 megapiksel, yang dapat digunakan untuk menjepret gambar. Sementara itu, untuk mengoperasikan perangkat ini, Sony melengkapinya dengan semacam controller yang berfungsi sebagai speaker, mic, NFC, dan sensor sentuhan. Sony pun telah merilis software development kit atau SDK untuk produk tersebut. Canggih kan?

Namun memang cukup disayangkan, baterai pada SmartEyeglass Developer Edition SED-E1, bisa dibilang masih belum terlalu mumpuni. Kapasitas baterainya hanya mampu membuat perangkat hidup selama 80 menit, dalam posisi layar dan kamera menyala. Sementara  dalam keadaan kamera mati, produk itu mampu hidup selama 150 menit. Baca juga Sony Xperia Menyerah? dan Smartphone Huawei Ascend G7, Dilengkapi jaringan 4G.

 

 

Top