Fix…!!! Apple Tak Boleh Beredar di China

China Resmi Mengharamkan Beberapa Produk Gadget – Jagad teknologi memang bisa dibilang jarang sepi berita. Ada saja yang bisa dibahas di dalamnya. Salah satunya adalah kemunculan produk-produk baru. Yang satu ini pastinya jadi sorotan banyak orang, terutama para penggila gadget. Tapi obrolan soal teknologi tidak hanya terbatas pada kemunculan produk baru, namun juga rumor-rumor yang menyertainya. Terbaru, muncul kabar yang lumayan tidak mengenakkan mengenai Apple. Anda fans Apple? Ternyata berita terbaru menyebutkan bahwa China benar-benar resmi melarang produk asal Amerika ini untuk masuk ke wilayahnya.

china resmi larang produk apple

Masalah pelarangan produk Apple di negara tirai bambu itu, sebenarnya sudah berhembus sejak lama. Kawan Begawei pasti masih ingat, sekitar bulan Agustus tahun lalu, rumor pelarangan itu sudah beredar.  Saat itu, pemerintah China bahkan melarang para pegawai pemerintah untuk menggunakan produk Apple. Beredarnya isu mata-mata yang dilakukan Amerika Serikat di China melalui produk-produk buatan AS, adalah penyebab digulirkannya aturan tersebut.

Tidak main-main lho, saat itu, setidaknya 10 produk Apple termasuk berbagai versi iPad dan MacBook dilarang penggunaannya. Seluruh varian produk itu tidak lagi berada dalam daftar pengadaan barang yang didistribusikan oleh Komisi Reformasi dan Pembangunan Nasional dan Kementerian Keuangan Tiongkok.

Rumor tersebut memang sangat santer terdengar. Namun akhirnya pun dibantah habis-habisan. Bahkan, juru bicara Kementrian Keuangan China itu mengatakan para Pegawai Negeri Sipil China dapat membeli smartphone keluaran Apple walaupun tidak terdapat dalam daftar perangkat hemat energi. Tapi tidak untuk saat ini. Sekarang, pemerintah China fix melarang peredaran produk Apple di negaranya.

Sederet nama produk yang “diharamkan” untuk memasuki pasaran China telah diluncurkan. Dalam daftar tersebut, dicantumkan nama-nama vendor teknologi yang disetujui untuk digunakan di lingkungan pemerintahan China. Malangnya, Apple dan sejumlah perusahaan teknologi lain asal Amerika Serikat (AS) tak ada dalam daftar persetujuan tersebut. Itu artinya, Apple termasuk yang masuk black list. Menurut informasi dari Reuters, selain Apple, perusahaan lain yang produknya tak boleh digunakan antara lain Cisco, Intel, McAfee dan Citrix Systems. Apa alasan pelarangan yang akhirnya benar-benar terjadi itu?

Disinyalir, pelarangan tersebut masih terkait dengan kecurigaan terhadap aksi spy atau mata-mata yang potensial dilakukan perusahaan AS terhadap pemerintah China. Kabarnya, aksi tersebut dilakukan melalui produk teknologi ala Amerika. Namun beredar juga bahwa pelarangan tersebut terkait usaha China untuk melindungi produk-produk lokalnya. Kawan Begawei pasti cukup ngeh, bahwa saat ini China sedang benar-benar “merajalela” dengan produk-produknya. Sebut saja Xiaomi. Pemerintah negara tersebut pastinya punya cara sendiri untuk memproteksi produk-produk buatan negaranya, dari serangan vendor-vendor luar, seperti Apple, Microsoft dan lain-lain. Baca juga Lumia 635 Diperbaharui dengan RAM 1 GB dan Andromax C2s, Murah dan Berkamera Handal.

 

Top