TKDN Diberlakukan, iPhone Terancam Dilarang Masuk Indonesia?

iPhone Bakal Dilarang Masuk Indonesia? – Memang sudah jadi rahasia umum kalau saat ini Indonesia dibanjiri produk-produk luar. Coba kawan Begawei cek barang-barang anda. Pasti banyak produk pabrikan luar, diantara berbagai macam barang yang anda gunakan. Wah…jangan bangga dulu! Hal itu justru membuat produk-produk buatan Indonesia keog di negeri sendiri.

pemberlakuan TKDN membuat iPhone dilarang masuk indonesia

Karena hal urgent itu juga, maka pemerintah pun mengeluarkan aturan mengenai keharusan meningkatkan penggunaan produk dalam negeri. Tujuannya jelas untuk melindungi produk-produk dalam negeri. Aturan tersebut ada pada Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2014, Pasal 85. Nah, aturan itulah yang kemudian  diterjemahkan dalam peraturan pemerintah yang kemudian menjadi acuan Perpres baru untuk pengadaan barang dan jasa pemerintah. Maka muncullah kebijakan tingkat kandungan lokal dalam negeri atau TKDN.

Pemerintah pun sepertinya serius menjalankan niatnya untuk menerapkan TKDN  di perangkat mobile berfitur 4G. Bahkan, aturan itu telah disepakati oleh tiga kementerian dan akan diberlakukan mulai 1 Januari 2017. Dalam aturan tersebut, ternyata muncul kebijakan baru yang berisi kewajiban untuk menghadirkan kandungan lokal minimal 40% untuk smartphone dengan teknologi 4G LTE yang akan dipasarkan di pasar Indonesia per 1 Januari 2017. Nah, hal tersebut pastinya diberlakukan untuk semua produk smartphone 4G, tanpa pandang bulu. Termasuk untuk merk premium seperti iPhone.

“‎Kalau kurang dari 40%, perdagangan nggak akan kasih izin. iPhone juga termasuk, mau nggak mau ‎Apple juga harus ikut, kalau nggak ya nggak kita izinin. Ini berlaku untuk semua vendor,” ungkap Menkominfo, Rudiantara kepada awak media di Kantor Kominfo.

Pemenuhan local content sebesar 40% pastinya bisa dibilang cukup besar. Lalu, apakah itu artinya iPhone dan kawan-kawan harus bangun pabrik di Indonesia? Pasalnya, dalam aturan TKDN sebelumnya disebutkan bahwa Menteri Perdagangan mengharuskan para importir ponsel untuk bikin pabrik. Bagaimana pemberlakuannya tahun 2017 mendatang?

Dirjen Sumber Daya Perangkat Pos Informatika Kementerian Kominfo Muhammad Budi Setiawan yang ikut dalam pertemuan untuk membahas kebijakan TKDN bersama tiga menteri, memberikan penjelasan bahwa pemenuhan angka itu bisa melalui kerjasama dengan pabrik lokal.

“Untuk memenuhi TKDN minimal 40%, importir ponsel tak harus buka pabrik ‎di sini. Bisa juga dilakukan dengan cara kerja sama dengan pabrik lokal‎,” Jelas Muhammad Budi Setiawan, seperti yang dikutip dari detiInet. Kawan Begawei, apa pendapat anda? Baca juga Apple Rilis OS Terbaru dan Profit Samsung Turun.

 

Top