Si Manis Lollipop Masih Labil

Android Lollipop Masih Belum Stabil – Sebagai versi terbaru dari sistem operasi Android, Lollipop memang menawarkan berbagai macam keunggulan. Apalagi jika dibandingkan dengan versi Android sebelumnya, yakni KitKat. Keunggulan-keunggulan pada Lollipop hadir pada berbagai lini.  Jadi tidak heran jika banyak sekali orang yang tergiur ingin menikmati sistem operasi ini. Kawan Begawei mungkin adalah salah satu dari sejuta umat yang benar-benar menantikan si manis yang satu ini hadir pada Android kesayangan anda.

Android Lollipop masih labil

Pada sektor keamanan, Android Lollipop nantinya berjalan di atas sisem SELinux, yang sudah terkenal anti malware. Fitur-fitur yang hadir untuk mengamankan si Hijau ini di sektor keamanan juga sangat menarik. Salah satunya adalah  Android Smart Lock. Fitur ini akan mengintegrasikan keamanan dua perangkat, dimana salah satu perangkat tersebut hanya akan bisa dibuka bila diakses melalui perangkat pasangannya. Belum lagi fitur-fitur unggul lainnya yang hadir pada Lollipop. Sangat banyak pastinya, dan anda tinggal menggunakan jasa Google Play Store untuk mendapatkannya.  Tapi ingat, semakin banyak fitur yang ditawarkan, semakin banyak pula daya yang dibutuhkan untuk perangkat tersebut. namun Android Lollipop disebut-sebut punya solusi ampuh bagi masalah borosnya daya baterai di perangkat Android. Lollipop akan memberi notifikasi khusus terkait berapa lama perkiraan waktu daya tahan baterai yang tersisa. Selain itu juga ada informasi tentang berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk men-charge baterai sampai penuh. Selain kelebihan-kelebihan itu, pastinya masih sangat banyak keunggulan yang ditawarkan.

Saat ini, si manis Android Lollipop pun sudah mulai dihadirkan di Indonesia melalui berbagai tipe smartphone. Namun, ternyata Lollipop masih labil alias belum stabil lho. Buktinya, orang-orang yang menggunakan sistem operasi ini masih banyak menyarakan keluhan. Walaupun sebenarnya si empunya Android yaitu Google sudah memberikan berbagai macam update untuk menghilangkan celah pada OS versi terbaru ini.

Terbaru, GSM Arena mengabarkan jika bug atau celah baru ditemukan pada pengaturan Random Access Memory atau RAM. Pada saat dilakukan pengaturan, justru yang terjadi adalah aplikasi menutup secara mendadak. Bahkan terjadi reload pada home screen. Keberadaan celah baru ini juga  memakan memori yang sangat besar, yakni mencapai 1,2 GB. Padahal dalam kondisi normal update Lollipop cuma butuh 500 MB. Wah…sepertinya hal ini jadi celah cukup besar yang urgent untuk diatasi oleh Google. Jangan sampai para vendor yang justru mulai berlomba-lomba menggunakan Lollipop justru akan terserang oleh permasalahan ini. Sementara itu, hingga saat ini adalah smartphone Nexus 7, Nexus 4 dan Nexus 5 yang dilaporkan sudah menjadi “korban” dari bug baru tersebut. Lalu apa antisipasi Google?

Belum diketahui pasti apa langkah Google. Namun beredar kabar kalau perusahaan raksasa di Amerika Serikat itu sedang berusaha mengeluarkan update untuk mengatasi bug tersebut. Melihat masih labilnya si manis Lollipop ini, pasti bisa menjadi pertimbangan untuk anda, yang sedari lama ingin menggunakan smartphone berbasis Android Lollipop. Lebih baik kawan Begawei bersabar dulu sampai Lollipop stabil. Baca juga Motorola Siapkan Moto G Versi 4G dan Laptop Besutan Xiaomi Ternyata Hanya Hoax.

Top