Sekitar 900 Juta Ponsel Android Terancam!!!!

Ratusan Juta Ponsel Android Terancam Bug – Kawan begawei mungkin adalah salah satu dari sejuta umat yang menggunakan sistem operasi Android. By the way, Robot Hijau versi apa yang anda pakai pada gadget anda? Jika OS Android yang anda pakai adalah versi 4.4 kebawah, maka berhati-hatilah!

ratusan juta android jadul terancam

Browser bawaan OS Android 4.4 ke bawah ternyata mempunyai bug yang rawan diserang program jahat atau yang dikenal dengan istilah malicious. Parahnya lagi, ternyata Google malah telah menghentikan dukungannya terhadap WebView. Padahal komponen tersebutlah yang membuat browser itu bercelah.

WebView sebenarnya hanyalah sebuah elemen kecil dalam OS Android. Tapi jangan salah! Elemen kecil tersebut mempunyai fungsi cukup penting. WebView-lah yang akan memperbolehkan aplikasi untuk menampilkan laman web, tanpa harus membukan aplikasi lain. Komponen ini banyak digunakan oleh bermacam aplikasi serta pemasang iklan. Namun, ternyata Google sebagai si empunya Android telah memisahkan WebView dari inti sistem operasinya. Hal ini dilakukan saat mereka merilis versi terbaru Android, yakni Lollipop akhir Oktober 2014 lalu. Sebagai gantinya, mereka memindahkan WebView ke dalam Play Store, dan membolehkan penggunanya untuk memperbarui secara mandiri.

Sementar untuk mendapat pembaruan tersebut, pengguna Android tentu harus sudah menjalankan OS Lollipop ataupun KitKat. Disinilah masalah muncul, karena ternyata pengguna OS Lollipop dan KitKat sampai saat ini baru sekitar 40%. Itu artinya, masih ada 60% atau sekitar 939 juta ponsel di pasaran terkena bug tersebut. Tapi tak perlu terlalu khawatir, kawan Begawei! Kabarnya, bug yang dimaksud tidak terlalu ganas. Hal ini dikarenakan tak banyak yang bisa dieksploitasi dari celah ini. Menurut konsultan keamanan Andreas Lindh, dampak dari serangan malicious akan lebih banyak berasal dari malicious software, atau sering disebut malware.

Keberadaan celah ini, pertama kali ditemukan oleh Joe Vennix dari Rapid7, dan Rafay Baloch, seorang peneliti independen. Lubang ini sebenarnya bisa saja ditambal oleh Google, namun harus ada pihak yang melaporkan, lengkap dengan solusi perbaikannya. Hal ini sama seperti berbagai laporan yang muncul atas bermacam-macam bug yang terjadi pada upgrade Android versi terbaru. Anda merasa terancam? Berminat untuk melaporkannya? Baca juga Kamera smartphone terbaru Xiaomi dan Teknologi Unik di CES 2015.

Top