Samsung Akuisisi BlackBerry?

Samsung Akuisisi BlackBerry – Akuisisi sebuah lini usah, memang bukan hal yang istimewa di dunia bisnis, temasuk bisnis di bidang teknologi. Kawan Begawei pasti masih ingat Akuisisi Nokia yang dilakukan Microsoft. Begitu pula dengan Akuisisi WhatsApp oleh raksasa sosial media—Facebook. Baru-baru ini, beredar kabar bahwa akan ada akuisi besar lagi di jagad teknologi. Reuters mengabarkan bahwa Samsung akan mengakuisisi BlackBerry. Kabar ini pun serta merta membuat dunia teknologi heboh.

Samsung akuisisi blackberry

Kabar yang dirilis Reuters berdasarkan sebuah dokumen itu menyebutkan kalau akuisisi BlackBerry oleh Samsung mencapai nilai yang luar biasa, yakni US$ 7,5 miliar. Dari total angka tersebut, Samsung berencana membeli seluruh saham BlackBerry dengan harga US$ 13,35 hingga 15,49 per lembar sahamnya. Jumlah yang harus dibayarkan Samsung itu tercatat 38% lebih tinggi dibanding nilai jual per lembar saham BlackBerry saat ini. Woow..!!! Issue akuisisi itu pun spontan membuat saham BlackBerry meroket hingga 30 persen pada penutupan perdagangan hari Rabu (14/1/2015), waktu setempat.

Namun, mendengar kabar akuisisi beredar dengan sangat kencang, ternyata Samsung langsung bereaksi lho, kawan Begawei. Tak tanggung-tanggung, bantahan itu disampaikan langsung kepada Reuters, media yang pertama kali menghembuskan issue heboh itu. “Laporan mengenai akuisisi adalah isapan jempol (tidak benar),” ujar juru bicara Samsung kepada Reuters.

Menanggapi kabar heboh itu, BlackBerry menyatakan kalau pihaknya mendengar kasak-kusuk soal laporan media mengenai kemungkinan tawaran Samsung untuk membeli BlackBerry. Namun perusahaan asal Kanada itu mengaku tidak terlibat dalam negosiasi akuisisi dengan Samsung.

“BlackBerry tidak terlibat dalam diskusi dengan Samsung sehubungan dengan kemungkinan tawaran membeli BlackBerry. Sesuai dengan kebijakan BlackBerry, kami tidak mengomentari rumor atau spekulasi karena itu kami tidak akan berkomentar lebih lanjut,” jelas BlackBerry dalam pernyataannya. Bantahan BlackBerry itupun langsung menurunkan saham BlackBerry hingga 16 persen, setelah meroket 30 persen.

Lalu sebenarnya apa sih yang menjadikan Samsung terlihat sangat tertarik pada Blackberry? Ternyata, paten-paten yang dimiliki Blackberry dianggap bisa membantu Samsung dalam menghadapi pertemputannya dengan Apple. Kawan begawei mungkin masih ingat bahwa Samsung “jatuh cinta” pada sistem keamanan milik Blackberry, sehingga bekerjasama untuk mengadopsi sistem keamanan tersebut pada produk-produknya. Baca juga Spesifikasi Phablet Baru HTC Bocor dan Evercoss dengan Browser Opera Max.

 

 

Top