Awas! iPhone Miliki Software Pemantau Aktivitas Keseharian Anda

iPhone miliki software pemantau aktivitas pengguna – Isu sensitif ini pertama kali diungkapkan oleh Edward Snowden  yang pernah menjadi karyawan National Security Agency (NSA) kepada para awak media jika anda harus sangat berhati-hati dengan perangkat iPhone yang anda genggam saat ini. Perangkat iPhone ini diklaim Snowden jika didalamnya terdapat sebuah kemampuan spyware rahasia yang tidak terdapat pada ponsel buatan vendor lain. Jadi anda harus berhati-hati ketika melakukan pembicaraan rahasia menggunakan iPhone. Pasalnya vendor ini menanamkan fitur spyware tersebut tanpa persetujuan pengguna. Benarkah isu yang diungkapkan Snowden?

iphone mengintip aktivitas penggunaMelansir Neowin, Selasa (27/1/2015), Snowden mengungkapkan jika dirinya justru tidak pernah menggunakan iPhone karena perangkat besutan Apple tersebut memiliki software tersembunyi didalamnya yang dapat memantau aktivitas pengguna. iPhone sendiri mengaktifkan software ini tanpa sepengetahuan pengguna. Bahaya dari spyware ini dapat memantau dan mengecek apa saja yang anda lakukan pada iPhone anda.

Anatoly Kucherena selaku pengacara Snowden mengkonfirmasi jika kliennya tidak pernah menggunakan iPhone. Snowden sendiri lebih senang menggunakan ponsel pintar yang sederhana saja.

“Perlu diwaspadai apabila iPhone didalamnya terdapat sebuah software spesial yang dapat aktif secara otomatis tanpa ada keterlibatan pengguna sama sekali. Oleh karena itu dia menganjurkan para pengguna gadget supaya tidak memilih iPhone sebagai gadget utama pilihan mereka,” ujar Anatoly.

Apple tidak tinggal diam menanggapi tudingan Snowden, mereka membuat klaim jika pada iPhone terdapat layanan keamanan yang luar biasa kuat supaya para penegak hukum tidak dapat mencuri data pribadi pengguna. Apple sendiri secara aktif melakukan kampanye untuk reformasi privasi setelah Snowden mengungkapkan fakta mengenai spyware tersebut. Apple tidak sendirian dalam hal ini karena Facebook dan Google juga ikut bergabung dalam kampanye reformasi privasi tersebut.

NSA diklaim memanfaatkan iPhone untuk mengamati aktivitas pengguna. Pada saat ponsel Apple ini berada pada posisi mati maka NSA dapat mengaktifkan ponsel ini dalam jarak jauh. Mengapa bisa begitu ya?

Sederhana saja, karena pada perangkat iPhone telah terpasang malware khusus yang ditanamkan untuk aktif ketika iPhone berada pada posisi shut down. Justru pada saat iPhone anda mati malah dapat mengirimkan data-data penting ke NSA. Baca juga Asus persiapkan Asus Zenfone 2 versi mini dan Baterai Apple Watch boros.

Top