Suka Ngibul di Facebook Bikin Cepat Pikun Lho

Berbohong di Facebook Sebabkan Kepikunan Dini – Anda aktif bermain Facebook? Mungkin kawan Begawei adalah salah satu dari sekian banyak orang yang suka memonitor berbagai macam postingan yang menarik di jejaring sosial tersebut. Atau malah mungkin anda sendiri yang suka share postingan berisi kisah sehari – hari yang menyentuh misalnya. Namun sekarang lebih berhati – hati ya, apalagi jika anda sering ngibul alias membuat postingan yang dilebih – lebihkan untuk sekedar “panen” like. Karena ternyata hal tersebut akan membuat anda mengalami amnesia digital. What????

ngibul di facebook bikin pikun

Melebih – lebihkan kisah yang ditulis di postingan facebook memang sangat mungkin menarik simpati banyak orang. Namun, penelitian psikolog terbaru menyebutkan bahwa melebih-lebihkan, berbohong, atau membuat status yang tidak sama dengan yang ada pada kenyataan dapat membuat pengguna Facebook tersebut mengalami amnesia digital. Biasa melakukan kebohongan yang diposting di Facebook, akan membuat pengguna terbiasa merubah isi ingatan. Otomatis hal tersebut akan mengubah jati diri pengguna juga. Nah, jika terus saja dilakukan maka akan berujung pada kepikunan lho.

“Penelitian terbaru menunjukkan ingatan dengan sengaja dimodifikasi dan akhirnya berubah menjadi tidak akurat lagi sampai akhirnya hal itu merubah jati diri kita”. Demikian dikatakan Dr. Richard Sherry, psikolog dari Society for Neuropsychoanalysis, seperti yang ditulis Daily Mail.

Survey yang dilakukan oleh sebuah situs networking bernama Pencourage menunjukkan bahwa korban utama dari amnesia digital tersebut adalah para remaja usia 18 hingga 24 tahun. Mereka ketahuan suka ngibul alias berbohong untuk melebih-lebihkan sebuah kejadian yang mereka alami di dunia nyata. Maka saat ditulis ulang di dunia maya, ceritanya berbelok kesana – kemari dari kisah aslinya.

Selain mengalami kepikunan, lebih gawatnya lagi, hobi ngibul pada postingan Facebook bahkan bisa meinimbulkan masalah mental yang lain. Pada beberapa kasus, muncul ketakutan tanpa alasan jelas atau paranoid. Bahkan ada yang berujung pada depresi, karena merasa bersalah tidak mampu hidup seperti yang sudah ditulis di status-status Facebook sebelumnya. Wah….fatal juga ya? Tapi menjaga eksistensi diri dengan cara berbohong, pastinya memang bukan jalan yang baik kan, kawan Begawei.

Dr. Richard Sherry pun menjelaskan, berusaha untuk tetap kompetitif (di jejaring sosial) memang normal, namun menolak keaslian diri kita adalah dampak buruk dari jejaring sosial. Bagaimana? apakah anda salah satu yang suka ngibul di Facebook? Baca juga Smartphone Sony Xperia X dan Android Lollipop untuk Pengguna LG G3 di Indonesia.

Top