Sering Pakai Smartphone Bikin Otak Tambah Besar?

Sering Pakai Smartphone Bikin Otak Tambah Besar – Kalau kita berbicara penggunaan gadget seperti smartphone, apa yang terlintas pada pikiran anda? Memang fungsi utamanya adalah sebagai alat komunikasi. Namun saking seringnya berkutat dengan smartphone, kadang seseorang memang seakan – akan lupa dengan lingkungan sekitarnya. Alhasil muncul istilah “generasi menunduk”, alias orang – orang yang terlalu sibuk dengan smartphone, sehingga cuek dengan apa yang ada di sekelilingnya. Tapi tunggu dulu kawan Begawei. Jangan lantas menganggap bahwa smartphone menjadi trouble maker saja. Karena ternyata, sering menggunakan smartphone berlayar sentuh, punya pengaruh positif bagi perkembangan otak. Bagaimana bisa ya?

penggunaan smartphone perbesar otak

Sebuah penelitiaan yang dilakukan oleh Dr. Arko Ghosh dari Universitas Zurich menemukan, bahwa otak orang yang menggunakan smartphone dengan layar sentuh, punya ukuran yang lebih besar daripada mereka yang menggunakan ponsel biasa. Semakin banyak waktu yang dihabiskan untuk berkutat dengan smartphone touchscreen, maka akan semakin besar jaringan saraf yang menghubungkan otak dan jari-jari tangan. Hal ini lah yang dapat meningkatkan ukuran dan kemampuan dari lapisan di bagian tengah otak bernama somatosensory.

Dr. Ghosh mengibaratkan, peran smartphone pada jari mirip dengan yang terjadi pada otak pemain musik yang menggunakan jari untuk memainkan instrumen. Bagian otak yang menghubungkan tangan diketahui lebih besar pada pemain-pemain musik itu.

Lalu apa yang terjadi ketika otak seseorang ukurannya lebih besar? Penelitian yang dilakukan psikolog dari Virginia Commonwealth University, Michael McDaniel Michael menyatakan bahwa otak yang besar memang berpengaruh terhadap kecerdasan. Hal ini dikarenakan semakin besar ukuran otak, maka semakin banyak sel-sel otak. Sistem dan jaringan informasi yang dimiliki seseorang dalam otaknya pun semakin banyak. Dengan demikian maka seseorang dengan volume otak yang besar, maka bisa lebih cerdas. Hal ini berlaku untuk semua rentang usia dan jenis kelamin. Hasil penelitian itu juga sudah  dimuat dalam Journal Intelligence.

Jadi bagaimana menurut anda kawan Begawei? Masih memandang bahwa smartphone lebih banyak pengaruh buruknya, dibandingkan manfaat baiknya? Begawei rasa semua tergantung pada penggunaannya. Selama tetap bermanfaat untuk hal – hal yang baik dan justru tidak menjauhkan yang dekat, kenapa tidak? Baca juga Akhir Tahun Blackberry Banting Harga dan Micromac hadirkan Yureka.

Top