Parah!!! Ternyata Apple Selama ini Gunakan Timah Ilegal Dari Indonesia

Apple gunakan timah ilegal – Ada isu yang kurang mengenakkan dari vendor kenamaan Apple. Menurut kabar yang berhembus Apple telah melakukan tindakan kurang terpuji dengan membuat produknya menggunakan bahan baku dari timah ilegal. Seorang wartawan BBC yang sedang dalam tugas penyelidikan ke sebuah pabrik Apple yang berada di Tiongkok mengkonfirmasi kebenaran kabar tersebut. Begawei akan mengungkap hasil investigasi tersebut pada kesempatan ini, ikuti terus ya!

apple gunakan timah ilegal indonesia

Pabrik Apple ternyata memiliki kondisi kerja yang jauh dari standar sebuah pabrik produksi. Bagi karyawan produksi Apple memiliki jam kerja yang tidak tertahankan jauh diatas kewajiban beban kerja pabrik standar. Untuk satu hari saja seorang karyawan divisi produksi bahkan harus bekerja hingga 12 jam penuh! Jangankan mengharap adanya hari libur, para karyawan saja harus bekerja memproduksi gadget selama 18 hari hari berturut-turut tanpa ada jeda untuk beristirahat. Permintaan dari serikat pekerja untuk pemberlakuan hari libur juga ditolak mentah-mentah oleh manajemen serta diketahui juga apabila pabrik tersebut mempekerjakan anak dibawah umur.

Pada video dokumenter ini juga ditemukan fakta mengenaskan yang memperlihatkan karyawan yang tampak kelelahan, bahkan beberapa personil justru jatuh tertidur pada saat bekerja. Para mandor dan pemimpin produksi justru mengeluarkan makian yang kurang pantas di dengar. Bahkan untuk melengkapi kesuraman ini dalam video tersebut diperlihatkan dengan gamblang jika bahan baku bodi ponsel Apple tersebut berasal dari bahan timah ilegal yang berasal dari pertambangan ilegal di Pulau Bangka, Indonesia.

Jeff Williams, VP Senior Apple Inggris yang baru saja melihat video dokumenter tersebut tidak membantah kenyataan ini. Beliau sendiri mengungkapkan kekecewaan yang besar dengan kondisi produksi ponsel Apple serta membenarkan jika bahan baku ponselnya berasal dari pertambangan di Indonesia.

“Apple telah membuat penyataan terbuka jika mereka menggunakan timah dari Indonesia sebagai bahan baku produk kami, dan sayangnya memang beberapa diantaranya diambil dari penambangan ilegal,” ujar Williams.

“Apple mendapatkannya langsung melalui distributor timah yang menyalurkan hasil timah dari puluhan ribu penambang rakyat yang menjual timah ilegal. Distributor tersebut kemudian meneruskannya melalui pihak smelter yang kemudian segera menjualnya ke pemasok komponen. Baru dari pemasok komponen tersebut akhirnya sampai ke pabrik Apple di China yang kemudian diproduksi menjadi gadget yang dijual ke seluruh dunia. Pemerintah seharusnya mengetahui masalah tersebut tetapi mereka tidak menanganinya, diduga ada korupsi yang terjadi dalam alur distribusi timah ilegal tersebut,” tutp tim BBC mengakhiri sesi wawancara tersebut. Baca juga Huawei Ascend GX1 dan Dua aplikasi asisten pribadi.

Top