Hobi Belanja Online? Lebih Baik Transfer atau COD?

Transfer atau COD untuk Belanja Online – Internet memang merubah segalanya. Semua jadi terasa lebih mudah, seiring semakin dikenalnya internet. Bahkan untuk urusan belanja pun, kita bisa memanfaatkan internet. Jadi, kawan Begawei tak perlu ngoyo lagi jauh – jauh ke tempat penjual. Just click, see, select and pay. Mudah bukan? Untuk proses pembayaran pun, ada alternatif – alternatif yang bisa digunakan. Anda yang hobi belanja online, pasti sangat akrab dengan cara pembayaran melalui transfer antarbank. Atau mungkin anda lebih sering memanfaatkan metode Cash on Delivery (COD). Lalu kira – kira apa plus minusnya?

belanja online pilih transfer atau cod

Sebenarnya, untuk menentukan cara pembayaran dari belanja online, baik penjual maupun pembeli punya pertimbangannya masing – masing. Ada konsumen yang memang sudah mempercayai lapak online tempatnya berbelanja. Untuk konsumen seperti ini, sistem transfer antarbank jadi pilihan yang oke. Apalagi untuk konsumen yang sudah mempunyai mobile banking. Tak perlu jauh – jauh ke ATM, hanya perlu memanfaatkan ponselnya saja sambil bersantai untuk melakukan pembayaran.

Namun lain lagi dengan anda yang agak meragukan kualitas barang. Ya! Belanja online mamang terbatas pada melihat gambar saja. Jadi konsumen kadang meragukan kualitas barang karena tidak bisa melihat dan menyentuh wujud barang secara langsung. Mungkin kawan Begawei adalah salah satu yang sangat mempertimbangkan hal tersebut. Biasanya konsumen yang memikirkan hal itu akan memilih metode Cash on Delivery (COD). Memang ada beberapa toko online di Indonesia yang menerima pembayaran melalui COD. Tapi jelas, mereka harus punya karyawan khusus untuk mengantarkan barang dan menerima pembayaran. Itu artinya biaya operasionalnya juga akan naik. Toko online pun biasanya memberikan fasilitas COD dengan jangkauan wilayah yang sangat terbatas. Namun memang antusiasme konsumen terhadap COD cukup tinggi, mengingat kualitas barang lah yang dipertaruhkan. Belum lagi jika konsumen tidak begitu mempercayai kurir untuk menyampaikan uang pembayaran. Hal ini memang “memaksa” para lapak online untuk memberikan fasilitas alternatif.

Budi Ganasoebrata, Direktur Veritrans dalam jumpa pers Hari Belanja Online Nasional yang jatuh 12 Desember menjelaskan, alternatif yang disediakan untuk COD adalah garansi barang.

“Jadi bila konsumen merasa barang yang diterima tidak sesuai harapan bisa dikembalikan. Konsumen di Indonesia yang berbelanja secara online juga sudah teredukasi dengan baik, sehingga cara ini bisa dibilang cukup berhasil,” ujar Budi.

Solusi alternatif lainnya adalah rekening bersama atau disebut juga Escrow. Cara ini juga diklaim aman karena uang konsumen tak langsung diterima oleh pembeli. Uang anda akan “mampir” dulu ke rekening bersama. Jadi bila produk yang diterima tidak sesuai, konsumen bisa langsung melaporkannya ke penyedia fasilitas rekening bersama. Jadi, uang anda akan bisa dikembalikan setelah mengembalikan barangnya.

Berbicara metode mana yang lebih baik, jawabannya “tergantung sikon”. Jika memang anda berada pada wilayah yang cukup terjangkau dengan toko online dan si toko pun punya fasilitas COD, manfaatkan metode itu. Bila tidak, pastikan anda memilih toko online yang reputasinya baik, untuk menjamin kepuasan belanja online anda. Baca juga Smartphone 4G lebih irit dan Diskon Motorola Moto G.

Top