Gagal Meraih Pasar, ChatOn Pensiun Tahun Depan

ChatOn Pensiun Tahun Depan – Anda kenal ChatOn? Mungkin anda adalah satu pengguna gadget yang memakai ChatOn sebagai media komunikasi. Salah satu yang menjadi andalan dari aplikasi pesan ini adalah penerjemahan bahasa. Dengan menggunakan penerjemah 1:1, maka anda bisa ngobrol dengan teman dari mana pun di dunia. Cukup aktifkan fungsi “terjemahan”, atau ketuk dan tahan gelembung ucapan untuk langsung menerjemahkan pesan. Cukup mengasyikkan bukan?

Samsung ChatON pensiun tahun depan

Atau kemungkinan lain adalah, jangan – jangan anda justru tidak “ngeh” kalau Samsung punya aplikasi ini. Jika memang kawan Begawei termasuk yang belum begitu mengenal ChatOn, rasanya wajar. Layanan pesan ChatOn memang bisa dibilang kurang familiar, bahkan layanan ini disebut gagal meraih pasar. Meskipun diklaim memiliki 100 juta basis pengguna yang kuat, orang-orang dinilai tidak benar-benar menggunakan perangkat lunak yang hadir pada banyak smartphone itu. Sehingga Samsung pun berkeputusan agar ChatOn pensiun mulai tahun depan. Demikian seperti yang dikabarkan oleh Yonhap News.

Waktu pasti penutupan layanan pesan ChatOn adalah pukul 09.00 pada 1 Februari 2015 mendatang. Layanan ini akan dipastikan tutup di semua wilayah, kecuali di Amerika Serikat. Di AS, layanan itu akan ditutup di beberapa titik pada kuartal pertama, tetapi tanggalnya belum diumumkan. Lalu apa alasan perusahaan tekno Korea Selatan itu memberikan keputusan pensiun untuk ChatOn?

Kepada Yonhap News, seperti yang ditulis oleh tempo.co, perusahaan teknologi ini memang menyalahkan perubahan pasar yang terjadi. Dengan terjadinya hal itu, maka mereka berniat untuk  berkonsentrasi mengembangkan bisnis pada layanan yang lainnya.

“Langkah itu sejalan dengan upaya untuk memenuhi tuntutan perubahan di pasar dan memberikan layanan yang berbeda kepada pengguna dengan fokus pada bidang lain, seperti kesehatan dan perdagangan mobile,” bunyi pernyataan Samsung.

Tapi untuk anda yang memang termasuk pengguna setia ChatOn selama ini, Samsung menyatakan bahwa pengguna akan bisa membuat cadangan data mereka. Catatan chatting, foto, dan video milik pengguna yang dibagikan melalui ChatOn, akan bisa di-back up sebelum penutupan.

Setelah penutupan itu, Samsung menerangkan akan tetap berkomitmen untuk menawarkan layanan yang memenuhi gaya hidup konsumennya. Bahkan perusahaan itu mengklaim akan  memberikan nilai tambah bagi kehidupan sehari-hari pengguna. Kira – kira akan seperti apa ya wujud komitmen itu? Kita tunggu saja. Baca juga ZTE Star 2 Resmi Dirilis dan Samsung Galaxy S6 batal.

Top