Xiaomi Ajak Developer Lokal Produksi Ponsel Pintar

Xiaomi ajak developer lokal – Vice Presiden Xiaomi Hugo Barra menjadi pembicara dalam acara Startup Asia Jakarta 2014. Hugo membagikan kepada audience rahasia kesuksesan Xiaomi yang mampu menguasai pasar global dalam waktu singkat. Salah satu cara yang digunakan Hugo Barra adalah tidak menguasai semua jalur distribusi sendiri melainkan menyerahkan pada partner pabrikan lokal sekaligus menghidupkan ekosistem bisnis di kawasan itu. Apakah ini pertanda positif bahwa vendor lokal akan digandeng menjadi produsen gadget Xiaomi?

xiaomi gandeng produsen lokal

Hugo Barra menjelaskan untuk mewujudkan rencana besarnya tersebut tidak mudah tetapi tetap bisa dilakukan dengan kerja sama yang apik dan saling percaya. Barra mengatakan bahwa dia dan Xiaomi sudah mendekati developer-developer terbaik di Indonesia  untuk menjadi partner lokal Xiaomi. Selain itu pihak Xiaomi dalam usahanya untuk menjaga layanan supaya dapat berjalan dengan lancar Xiaomi membuka peluang untuk menjalin kerjasama dengan penyedia infrastruktur.

“Sejak awal Xiaomi telah lama menggandeng banyak startup di seluruh dunia untuk membantu pengembangan sistem operasi MiUi milik Xiaomi. Bahkan perlu anda ketahu apabila MiBand gelang pintar orisinil buatan Xiaomi pada dasarnya dibuat oleh salaah satu startup yang menjalin kerjasama dengan kami,”. Kata Barra pada Startup Asia Jakarta 2014.

Namun Barra tidak menjelaskan lebih jauh ekosistem seperti apa yang akan dikembangkannya di tanah air. Tetapi VP Xiaomi itu memastikan akan menggandeng seluruh elemen pecinta gadget dan komunitas-komunitas pembelajaran IT supaya dapat bersama-sama mengembangkan industri gadget ke arah yang lebih baik.

“Kami sangat fokus pada komunitas. Itu yang buat Xiaomi besar. Sangat beragam jika melihat email yang masuk dari fans Xiaomi mengenai feedback dan yang lainnya. Mereka semua adalah orang yang bersemangat,” ujar Barra.

Selain itu untuk mendukung ekosistem yang akan dibangunnya maka Xiaomi akan merealisasikan untuk memboyong data center mereka keluar China.

Tujuan utamanya adalah agar pengguna Xiaomi dapat lebih cepat dalam mengakses. Kemudian dengan memindahkan data center ke luar China maka Xiaomi dapat menghindari aturan-aturan China yang terbilang cukup ketat.

“Bisa jadi data center nya ditempatkan di Singapura, atau pake layanan Amazon yang simpel, dan bisa juga lokasinya di Amerika Serikat. India mungkin bisa jadi pertimbangan karena infrastrukturnya sudah mulai membaik. Kami belum memutuskan kok,” tegas VP Xiaomi itu. Baca juga Teknologi Schneider Kreuznach Oppo R5 dan Samsung Galaxy S6 diluncurkan.

Top