Mozilla dan Google Pecah Kongsi di AS, Yahoo Merapat

Mozilla dan Google Pecah Kongsi – Desember mendatang, kebersamaan Mozzila dan Google segera berakhir. Firefox tidak akan lagi menggunakan Google sebagai mesin pencariannya di wilayah Amerika Serikat. Yahoo pun merapat. Mozilla akan berpaling menggunakan Yahoo sebagai mesin pencari standarnya.

mozill dan google berpisah di AS

Kerjasama baru tersebut akan berlaku selama lima tahun, setelah penandatangan kontrak, dimana Yahoo akan menjadi mesin pencarian utama Mozilla Firefox di wilayah Amerika Serikat.

Dengan deal tersebut, Yahoo menggusur Google sebagai mesin pencari standar Firefox yang telah digunakan sejak 2004 lalu. Lalu apa alasan si Rubah Api mencampakkan Google? Firefox memang menolak memperpanjang kerjasama dengan Google yang akan berakhir tahun ini. Diduga, salah satu alasannya adalah karena Yahoo menawarkan nilai kontrak yang lebih besar.

Ini artinya per Desember 2014 mendatang, pengguna Firefox di AS tak akan lagi menemukan mesin pencarian Google ketika pertama membuka browser. Dengan perubahan itu, Yahoo mengklaim akan meluncurkan mesin pencari dengan tampilan yang lebih segar, bersih dan modern. CEO Mozilla, Chris Beard menyatakan, pengguna juga akan ditawari pengalaman yang baru bagi penggunanya sesuai dengan masukan dari Mozilla.

“Kami senang bermitra dengan Yahoo untuk membawa hal baru dan membayangkan kembali Yahoo sebagai mesin bagi pengguna Firefox di Amerika,” Ujar Beard.

Kesepakatan ini hanya berlaku di Amerika saja. Sebab, di negara lain, Firefox juga telah bekerjasama dengan mesin pencari lokal. Contohnya saja di Rusia. Di negara tersebut, Mozilla memakai Yandex Search. Sementara di China, Firefox menggunakan Baidu sebagai mesin pencari standarnya.

Saat ini, Firefox sendiri berada pada urutan tiga di pasar browser. Pangsa pasarnya 14% sampai dengan 19%. Di tempat pertama dan kedua ada Chrome dan Internet Explorer. Sementara itu, Mozilla sendiri mengklaim bahwa 100 miliar pencarian, dilakukan selama satu tahun menggunakan browser miliknya.

Menanggapi kerjasama ini, dalam blognya, CEO Yahoo Marissa Mayer mengatakan bahwa kerjasama ini akan memperluas pencapaian kedua belah pihak.

“Kerjasama ini membantu untuk memperluas pencapaian kami di sektor mesin pencari dan memberikan kami kesempatan untuk bekerjasama lebih erat dengan Mozilla untuk mencari cara untuk berinovasi dalam pencarian, komunikasi, dan konten digital,” jelas Mariss, seperti dikutip dari detikInet. Baca juga Sribu Raih Omset Rp. 5 Milyard dan Harga ponsel setelah kenaikan BBM.

Top