Kaspersky Lab : Waspada “Darkhotel”, Hacker Pengincar Bos – Bos yang Check-In

Waspada Hacker “Darkhotel” – Setidaknya, sudah empat tahun terakhir para pelaku “Darkhotel” melakukan aksinya terhadap orang – orang yang sedang bepergian. Kelompok hacker ini secara spesifik menyerang para petinggi perusahaan yang sedang check-in, entah untuk urusan bisnis atau sekedar travelling. Mereka lalu mencuri data – data sensitif para petinggi itu. Kaspersky Lab, salah satu perusahaan keamanan terkemuka memperingatkan, bahwa saat ini mereka masih sangat aktif.

waspada hacker darkhotel

Kurt Baumgartner, Kepala Peneliti Keamanan di Kaspersky Lab mengatakan, “Darkhotel” bekerja dengan sangat sistematis, terhitung, dan tepat.

“Para pelaku ancaman ini memiliki cara kerja yang berkompetensi, kemampuan serangan matematis dan kripto analisis, dan sumber lain yang cukup untuk menyalahgunakan jaringan komersial dan menargetkan korban dari kategori tertentu dengan presisi yang tepat,” Papar Baumgartner, seperti dikutip dari detikINET.

Namanya saja bos – bos perusahaan. Mereka akan sangat aktif bermain di dunia maya, terutama untuk kepentingan perusahaan. “Darkhotel” akan menunggu target check-in dan tersambung dengan jaringan WiFi hotel, memasukan nomor kamar mereka dan nama mereka pada kotak login. Kalau sudah sampai pada tahap itu, mereka dengan leluasa “menyetir” target karena jaringan sudah mereka kuasai. Dengan keahliannya, hacker akan membuat target mengunduh dan menginstal sebuah backdoor. Dari situ akan keluar informasi bahwa ada software – software yang harus di-update, seperti Windows Messenger misalnya. Padahal dari situlah info – info penting dari si target akan dikuasai. Jadi tidak heran jika seluruh akunnya di dunia maya akan jatuh ke tangan hacker.

Berbicara soal bos atau para petinggi perusahaan, dikuasainya data – data penting pastinya sangat bermanfaat untuk kompetitor dari perusahaan yang dipimpinnya. Jika jatuh pada pihak yang tidak benar, sangat mungkin menjadi malapetaka.

Yang ter-update, “Darkhotel” memburu para bos penting dari Amerika Serikat dan Asia yang berbisnis dan berinvestasi dalam wilayah APAC. Diantara mereka yang menjadi target adalah seperti para CEO, wakil presiden senior, direktur penjualan dan pegawai senior Research & Development.

Soal siapa target berikutnya, Para Ahli Global Research and Analysis Team Kaspersky Lab masih terus meneliti. Tapi yang jelas, “Darkhotel” menjadi sesuatu yang wajib diwaspadai. Sangat mungkin, data – data penting milik bos – bos perusahaan itu punya andil yang penting bagi kesejahteraan para karyawannya. Baca juga Baru Rilis Mi4, Kini Xiaomi Siapkan Mi5 dan OLX dan Berniaga Bergabung

 

Top