Pasar Samsung Tergerus Ponsel Cina

Pasar Samsung tergerus ponsel Cina – ┬áVendor Samsung bisa jadi masih menjadi produsen gadget yang paling banyak dalam mencatatkan angka penjualan diseluruh dunia hingga detik ini, tetapi kali ini mereka harus menghadapi ancaman kompetitor yang ditengarai oleh produsen-produsen ponsel dari China yang cukup berpengaruh. Akibat dari ponsel-ponsel Cina yang beredar di pasaran gadget telah mempengaruhi dengan signifikan penurunan profit pada angka penjualan ponsel yang berasal dari produsen Korea Selatan tersebut.

pasar samsung tergerus ponsel cina

Isu naiknya market share dari produk-produk ponsel Cina tersebut ini terbukti dengan terkuaknya laporan keuangan terbaru yang dibuat oleh pihak Samsung. Tertulis dalam laporan terbaru tersebut Samsung menyatakan apabila total dari seluruh profit hingga putaran akhir tahun 2013 ini mencapai USD 3,9 Milyar. Pencapaian tersebut tentu saja adalah prestasi bagi vendor lain namun untuk vendor sekelas Samsung laporan keuangan tersebut termasuk mengecewakan.

Penurunan yang drastis ini sangat disesalkan karena pada kuartal tahun 2013 saja vendor Samsung dapat meraih total profit yang mencapai USD 9,6 Milyar. Tetapi nilai profit yang prestisius ini tidak dapat diulang Samsung yang bahkan tidak dapat mencapai setengah dari profit tahun lalu padahal sudah melewari putaran kuartal ketiga. Seperti yang dikutip dari portal Engadget, Kamis (30/10/2014), Samsung pun akhirnya memberikan pernyataan bahwa penurunan prodit ini berseumber dari seri ponsel Samsung Galaxy S.

Secara kuantitas penjualan per unit angka penjualan seri ponsel Galaxy S memang selalu naik secara bertahap dalam periode 2 tahun terakhir. Tetapi justru secara profit justru menurun. Dari media Routers sendiri mencatat jika keuntungan Samsung dari seri ponsel Galaxy S ini menurun drastis dari total profit 6,7 triliun Won pada tahun lalu menjadi hanya 1,75 triliun Won di periode yang sama pada tahun ini.

Selain itu kebijakan Samsung melakukan pemangkasan harga pada beberapa ponsel edisi lawas dan lambatnya proses distribusi ponsel high end ke sejumlah negara. Produk andalan Samsung Galaxy Note 4 bahkan belum bisa dikatakan memberi profit yang maksimal karena distribusi yang kurang lancar. Permasalahan pada Samsung ini masih diperparah dengan ponsel Cina yang murah namun memiliki spesifikasi yang tinggi terutama dari vendor ponsel yang sedang naik daun saat ini yaitu Xiaomi. Baca juga Evercoss A7K dan Samsung Galaxy Core Max.

Top