Nokia Resmi Menutup Pabrik Terbesarnya di India

Nokia tutup pabrik terbesar – Vendor Nokia tepat pada tanggal 1 November 2014 besok telah mengambil kebijakan yang sensitif dengan menutup lokasi pabrik terbesarnya yang berada di Negara India. Penyebab utama penutupan pabrik tersebut adalah masalah pajak yang berbelit-belit dengan birokrat pemerintah India dan juga dikarenakan dari pihak Microsoft sudah tidak melakukan pemesanan lagi pada pabrik Nokia.

pabrik nokia terbesar tutup

Vendor Nokia yang sekarang mengambil langkah berfokus pada bisnis jaringan dan teknologi navigasi karena divisi mobilenya sudah resmi diakuisisi oleh Microsoft ternyata masih memiliki dua lokasi produksi pabrik ponsel di India dan Korea Selatan.  Pihak Microsoft kemudian mengambil langkah dengan mengontrak Nokia agar segera memproduksi ponsel dari fasilitas yang masih ada tersebut. Tetapi dalam waktu dekat ini Microsoft telah menyatakan tidak akan lagi melakukan pemesanan pada pabrik Nokia yang berada di India tersebut dan akan berfokus untuk meningkatkan produksi handset pada pabrik mereka yang berlokasi di dua tempat yaitu Vietnam dan China.

Kesepakatan yang dibuat antara pihak Microsoft dan Nokia yang akan melakukan kerjasama dalam produksi ponsel akan dihentikan secara resmi pada tanggal 1 November. Akibat dari keputusan Microsoft yang sudah tidak melakukan pemesanan lagi maka Nokia akan menghentikan proses produksi handset pada pabrik terbesarnya di India yang berujung pada penutupan pabrik dengan jumlah karyawan yang besar itu. Demikian pernyataan resmi pihak Nokia yang disampaikan kepada awak media.

Selain sudah berhentinya proses pemesanan yand dilakukan Microsoft masih terdapat permasalahan lain dari birokrat pemerintah India yang mempermasalahkan besarnya nilai pajak Nokiayang tidak sesuai dengan yang seharusnya. Oleh karena itu nasib pabrik ponsel Nokia ini menjadi tiada kejelasan karena pihak Nokia sendiri tidak dapat menjual pabriknya kepada pihak yang lain. Solusi yang sekarang sedang diupayakan oleh pihak Nokia sendiri adalah membawa permasalahan pajak dengan pemerintah India tersebut pada proses pengadilan internasional. Pabrik yang ditutup oleh Nokia ini pada masa kejayaan di beberapa waktu silam merupakan basis produksi ponsel  Nokia yang paling besar dibandingkan dengan pabrik yang lain. Pada akhirnya nasib 6600 karyawan yang bekerja pada pabrik tersebut masih belum jelas menunggu hasil sengketa pengadilan internasional. Baca juga Asus ZenWatch dan Samsung Galaxy A5.

Top